Impian Hidup dan Harapan Terindah di Masa Depan

Tulisan ini sepenuhnya terinspirasi dari boss kuliahseo.com, Deri Suherlan. Di usianya yang masih terbilang belia, beliau sudah menggapai impian hidup yang telah ditetapkannya. Disini saya mencoba menuliskan kembali apa yang belaiu sampaikan di facebook melalui postingannya di awal tahun 2015. Semoga menginspirasi kita dan kehidupan kita.


Pentingnya Menentukan Kapan Impianmu Akan Terjadi

Gambar diatas adalah gambar kue ulang tahun saya (baca: Deri Suherlan) yang ke 25 (sekarang umur saya 27 :D: tahun 2015), waktu itu saya mendapat kado kue ulang tahun dari mantan pacar saya yang mempunyai gambar beberapa pencapaian / apa yang telah saya dapat di usia saya waktu itu (25 tahun).

Di usia 25 tahun saya sudah bisa mendapat / membeli semua yang ada digambar kue ulang tahun tersebut, diantaranya adalah membeli Rumah sendiri, Gambar Ka'bah (mendaftarkan orang tua naik haji), Mobil, Motor dan Lulus kuliah (masih proses waktu itu).

Paksakan Diri Kita untuk Mempunyai Impian dan Tentukan Kapan Akan Terjadi

Impian saya untuk memiliki rumah, mobil, motor dll lahir ketika saya lulus SMA. Dan sepertinya memang terpaksa harus memiliki impian itu, padahal awalnya tidak pernah sekalipun terlintas untuk memiliki semua itu di usia 25 tahun. Bermula lulus dari SMA saya memiliki cita-cita menjadi pejabat didorong oleh keinginan orang tua juga sih Oleh karena itu saya mengikuti test masuk IPDN bersama 4 orang teman, singkatnya kami semua gagal masuk IPDN dengan alasan berbeda. Gagal masuk IPDN akhirnya saya sadar bahwa saya tidak mungkin masuk perguruan tinggi ikatan dinas seperti itu, dan saya punya alasan untuk itu. Namun orang tua sangat ingin agar saya menjadi "pejabat" dengan menyuruh saya untuk mencoba masuk lagi ke kepolisian. Akhirnya saya mencoba lagi daftar dengan ke empat teman lagi, dan apa yang terjadi? ketiga orang teman saya lulus di kepolisian sementara saya gagal. Ya, 3 orang teman seperjuangan lulus dan hanya saya yang gagal. Hati hancur lebur, begitupun dengan orang tua. Sementara teman saya yang masih tetanggaan itu sukses, saya terpuruk.

Dari situlah muncul impian tersebut, dengan setengah bersumpah dalam hati berkata sambil menangis: "Saya tidak akan lulus kuliah dan tidak akan pulang kerumah sebelum saya mempunyai mobil dan membeli rumah di Bandung. (Saya asli sukabumi)" Impian tersebut saya ciptakan agar saya lebih sukses dari ketiga teman saya tersebut. Waktu itu tidak tau caranya, yang saya pikirkan saya harus mengambil kuliah jurusan bahasa Inggris agar saya mendapat pekerjaan yang bagus (Waktu itu saya mikir jadi TKI dan keluar negeri :v). Padahal sebelumnya saya sangat tidak suka pelajaran bahasa Inggris dan lebih suka Fisika dan science lainnya

Harus Pintar Membaca Peluang dan Membaca Petunjuk dalam Hidup

Hari berlalu dan saya berjibaku dengan target impian tersebut, menjadi mahasiswa dan lebih sibuk mencari peluang baik bisnis maupun kerjaan. Mulai dari menjadi teknisi komputer bagi teman-teman mahasiswa lainnya, jaga warnet, jual beli hp, komputer dll. menjadi koordinator kalo ada project photocopy di kelas dan lainnya Hingga mencoba bisnis MLM sampe mempunyai hampir 1000 downline waktu itu (sekarang dah tobat ya :D) Namun dari MLM itu saya mendapat sisi baiknya yaitu mendapat doktrin2 kesuksesan yang membuat saya terus menggebu-gebu Dan dari MLM inilah saya mengenal yang namanya website, mulai mencari model monitize website, lihat kesuksesan seorang teman dari blogging hingga bertemu forum2 untuk belajar nge blog seperti ads.id dan mulai mengenal SEO dll.


Fokus, Konsisten, Kerja Keras, Ibadah dan Sedekah

Setelah mendapat suatu hal yang diyakini akan membawa kita terhadap terwujudnya impian kita maka langkah selanjutnya adalah Fokus, konsisten, kerja keras, ibadah dan sedekah. Ya, selama bertahun-tahun saya fokus menjual jasa SEO dan jasa backlink di forum-forum hingga bertemu owner-owner perusahaan besar di forum tersebut.

“Jika kamu expert dibidangnya maka pekerjaan dan uang yang akan mencarimu”

Yupz, jika kamu memang expert rasanya kita tidak akan terlalu sulit untuk mendapat pekerjaan. Untuk itu menguasai suatu bidang sepenuhnya sangat penting ketimbang menjadi generalist. Be specialist not generalis.

Dengan mempunyai impian dan waktunya telah ditetapkan dan sudah tau melalui apa impian itu akan terwujud maka harusnya seluruh usaha dan pikiran kita terfokus kesana. Tidak lagi menoreh kanan kiri

Bahkan saya sudah berencana membuka Kursus SEO (sekarang Apa yang Impian Hidup dan Harapan Terindah di Masa Depan oleh mas Deri Suherlan sungguh layak untuk dijadikan sumber inspirasi. Semoga artikel ini (walaupun bukan tulisan saya pribadi sepenuhnya) dapat bermanfaat bagi kita bersama. Lalu apa impianmu di awal tahun 2015 ini?

Tambahkan Komentar Sembunyikan