Tools

Menjadi Contoh dan Memberi Contoh itu BEDA

Menjadi Contoh dan Memberi Contoh itu BEDA. Demikianlah suatu perkataan yang pernah saya dapatkan di suatu forum atau suatu acara. Saya sendiri lupa tepatnya dimana dan kapan saya pernah mendengar slogan tersebut. Meskipun terlihat sepele, jika dicermati maka akan didapati makna yang mendalam pada kalimat slogan tersebut.

Banyak dari kita, acapkali sekedar memberikan contoh. Hal tersebut seringkali dilakukan oleh para guru, orang tua, maupun orang yang dituakan (senior). Memberikan contoh (yang baik), bisa anda lakukan sekali saja. Seperti halnya seorang guru matematik yang memberikan contoh menyelesaikan soal. Guru tersebut mungkin saja tidak dapat menyelesaikan seluruh soal atau setiap soal yang ditemuinya dikemudian hari, meskipun inti soalnya tetaplah sama. Atau halnya, setiap orang tua yang baik pasti tau bahwa merokok adalah perkara yang tidak baik dan mereka akan melarang anaknya atau anak yang lebih kecil untuk merokok.

Rosululloh Muhammad SAW adalah salah satu sosok manusia mulia yang menjadi contoh bagi seluruh umat manusia. Beliau tidak hanya memberikan contoh saja. Banyak kisah yang menceritakan bagaimana keshalehan beliau dan beliau sendiri menjadi contoh. Salah satu contoh yang seringkali kita temui dalam kehidupan sehari-hari sebagai seorang muslim adalah ketika beliau menjadi contoh untuk senantiasa sholat berjamaah.

Menjadi contoh memerlukan konsistensi (istiqomah)

Memberikan contoh tidak perlu konsisten. Berbeda dengan menjadi contoh yang perlu konsistensi. Kembali melihat teladan nabi Muhammad. Selama seumur hidup beliau, beliau konsisten untuk melakukan sholat berjamaah. Suatu contoh yang baik lagi sempurna. Apakah kita selaku umatnya dapat mengikuti apa yang telah beliau contohkan? Hanya diri kita sendiri yang dapat menjawabnya.

Oleh karena itu, menjadi contoh dan memberi contoh itu beda. Lebih berat ketika seorang (pemimpin) dituntut menjadi contoh, bukan hanya sekedar memberi contoh. Maka dari itu, Jadilah contoh (yang benar lagi baik) dan bukan sekedar memberi contoh semata.

Tambahkan Komentar Sembunyikan