Tools

Jangan Spin! Buat Artikel Unik Anda Sendiri - Lawan Rasa Malas

JANGAN SEPIN ...

Seringnya suatu nama disebutkan di berbagai situs juga merupakan indikasi popularitas, itu sebabnya strategi backlink sekarang adalah dengan anchor text yang dominan bukan keyword karena Google ingin situs-situs yang terindikasi populer bisa ditampilkan pada halaman hasil penelusuran. Nah, popularitas bisa direkayasa dengan membuat banyak-banyak artikel review, atau seringkali disebut dengan contextual link (kalo ada link-nya). Untuk membuat artikel review tentu saja butuh pengetahuan menulis artikel.

Saya malas menulis

Kalau malas menulis artikel, saran saya jangan menggunakan tools spin karena Google bisa mendeteksi kualitas artikel dengan memberikan peringkat mulai dari sangat buruk, buruk, biasa saja, baik dan sangat baik. Misalnya artikel dengan 300 kata durasi baca minimal 1 menit, rata-rata 2 menit dan terbaik di 3 menit atau returning visitor. Jika artikel 300 kata tersebut sering dibaca dengan waktu kurang dari 1/2 menit maka bisa dipastikan isinya sama sekali tidak relevan dengan judul atau hasil penelusuran, dan inilah yang sering terjadi pada artikel hasil spin. Ibarat orang Indonesia yang masuk ke situs berbahasa melayu, maksudnya ngerti tapi pegel bacanya, akhirnya buru-buru tutup halaman.


Silakan baca contoh dibawah ini :
"Tetiba jew bila tekak rasa nak makan kek ni terus leia buat tu pun seb baek ada bahan bahan dia kat umah, kalau tidak postpone lagi nampaknya. Kek ni sedap, lelagi kalu makan masa sejuk laju jew masuk tekak almaklumlah waktu pepanas cenggini, asyik nak carik benda nak makan jew (klau panas memang kena makan kot tapi kita tak la ghajin sesangat, malaih memanjang. Resepi dari dan wana kek kastad yang Naz buat sesangat cantik, tapi disebabkan leia tak berapa nak berani nak letak pewana banyak sesangat jadi la dengan keadaan kaler ijau dia cenggini. Klau nak tengok versi yang lagi cantik bolehlah ke blog Naz ya, ada juga versi kastad perisa keladi dan jagung, yang ni nenanti leia cuba."
Tulisan di atas bukan cerita porno, tapi artikel dari halaman situs melayu berjudul "kue pandan" ... hahahaha ... Itulah salah satu alasan bahwa tulislah artikel yang walaupun tidak berbobot tapi bisa dibaca.

Jadi, jangan memandang sebelah mata terhadap pengetahuan menulis karena dengan menulis bisa digunakan untuk meningkatkan traffic, membuat contextual link, membuat penawaran (soft selling), dsb. Hare gene belom tau manfaat menulis?

Sumber:facebook.com/diar.seonubi

Tambahkan Komentar Sembunyikan